Search

Fans Roma yang Menyerang Suporter Liverpool Divonis Masuk Penjara

Para suporter AS Roma. (AFP PHOTO / LLUIS GENE)

Kericuhan suporter Liverpool dan Roma memang sempat terjadi menjelang laga panas semifinal Liga Champions di Stadion Anfield pada April tahun lalu. Sean Cox merupakan korban paling parah dari pihak The Reds.

Liverpool: Penggemar AS Roma, Simone Mastrelli, divonis hukuman penjara 3,5 tahun oleh Pengadilan Preston Crown, Kamis 28 Februari waktu setempat. Itu terjadi setelah dia menyerang suporter Liverpool hingga luka parah.

Aksi anarkistis yang dilakukan Mastrelli dilakukan saat Roma bertandang ke markas Liverpool untuk memainkan leg 1 semifinal Liga Champions pada April tahun lalu. Sebelum laga, dia menghajar Sean Cox yang berusia 53 tahun dan memiliki tiga orang anak hingga gegar otak. 

Menurut Reuters, Mastrelli diekstradisi pada bulan lalu dengan Surat Perintah Penangkapan Eropa untuk menjalani persidangan di Inggris. Hakim Mark Brown memvonis dengan tuntutan telah menghancurkan kehidupan orang tidak bersalah dan keluarganya.
 

Klik: Claudio Ranieri Resmi Dipecat Fulham


Putri Cox, Shauna, sangat terpukul dengan nasib nahas yang menimpa ayahnya. Dia hanya mengetahui bahwa Cox pergi menonton pertandingan bersama saudara lelakinya, tapi tidak pernah pulang lagi. Shauna pun khawatir dengan kelanjutan hidup ayahnya.

"Serangan tanpa alasan terhadap Ayah merupakan situasi yang mengerikan. Masa depan Ayah tidak pasti dan kami tidak tahu bagaimana dia bakal pulih. Situasi ini benar-benar membuat kami takut," kata Shauna.

Sementara itu, James Palotta selaku presiden AS Roma turut memberikan sumbangan untuk biaya medis dan rehabilitasi dari kantong pribadinya sekitar Rp796 juta. Dia mengutuk aksi Mastrelli dengan menyebutnya sebagai tindakan bodok yang menjijikkan. (Reuters)

(KAU)


Let's block ads! (Why?)



https://ift.tt/2VstW9a

March 01, 2019 at 11:37AM

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Fans Roma yang Menyerang Suporter Liverpool Divonis Masuk Penjara"

Post a Comment

Powered by Blogger.